Dayak dan Drones

Menggunakan GPS Teknologi Drone Pemetaan Masyarakat

Indonesia

Durasi: 6:58


Tersedia dalam 5 bahasa


Rilis: September 2014

Click to play video

Bahkan hutan yang dikelola dengan baik dan telah mendapatkan pengakuan, kerap kali menghadapi tantangan konstan. Tetapi dengan teknologi GPS dan drone yang inovatif, didorong melalui kampanye kerjasama, dan dengan dukungan pemerintah daerah serta sektor ekowisata, orang Setulang dapat terbantu untuk berkembang. Mereka telah menunjukkan bahwa hak-hak masyarakat, lingkungan dan pembangunan bisa berjalan seiring.
Desa Setulang yang memiliki sumber air bersih, perikanan yang berkelanjutan, perburuan, bahan bangunan, buah-buahan dan obat tradisional, sebuah bank ‘hidup’ untuk generasi mendatang. Namun hutan lebat mereka masih menghadapi ancaman dari perusahaan kayu, kelapa sawit dan pertambangan. Kepala desa kemudian menemukan solusi baru dan inovatif untuk melindungi tanah bersama dengan tim ahli dari Kalimantan Barat yang mungkin memiliki jawabannya. Drone berbasis GPS yang digunakan untuk pertama untuk memetakan lahan masyarakat untuk pertama kalinya memberikan hasil yang sangat mengesankan.

Partisipan

Consent

When decisions are made about their forests and ancestral lands communities have the right to free, prior, and informed consent. They should also be allowed to say no when governments and corporations threaten their livelihoods.

Pelajari lebih lanjut